![]() |
Tepat 1 tahun setelah kepergian sang bunda
gael pergi ke suatu tempat yg tenang dan indah sambil membawa satu buket bunga mawar kesukaan bunda nya.
"bunaa gaell datengg" teriak abigael
lalu terduduk diatas butiran-butiran pasir
abigael banyak bercerita seluruh aktivitasnya selama di tinggal sang bunda,gael juga bercerita tentang ayah nya dan sang kaka
"bunaa apaa gael sejahat itu,apa gael pembunuh Bun?, ayah malu ya punya anak seperti gael?..
"bun m-m-maafin gael ya Bun seharus nya gael yg pergi bukan bunda.." ucap nya
ia memejamkan matanya sejenak, seolah menahan air mata yang ingin meluncur
namun tak terasa hujan yang tadinya hanya rintik-rintik mulai membesar
hujan pun turun dengan deras
abigael yg panik langsung berlari mencari tempat yg teduh
"aduh kenapa tiba-tiba hujan sih"
"mana gede lagi kalo gini aku gabisa pulang cepet dong ayah pasti marahin aku lagi kalo tau rumah belum aku beresin.." ujarnya dengan raut wajah sedih
tanpa pikir panjang abigael langsung berlari ke arah jalan besar sambil berusaha mencari taksi yg akan ia tumpangi
.jpg)
Post a Comment